PARTNER
 
LINK LUAR
IBI
PATELKI
PPGI
IAKI SUMUT
PPNI
PERSAGI
HAKLI
PAFI
Kenali Gejala Penyakit Jantung Koroner Sejak Dini
07 Juli 2017

 
Penyakit Jantung adalah penyakit yang menjadi masalah umum dan diderita oleh banyak orang diseluruh dunia. Serangan jantung koroner termasuk penyakit paling mematikan dan bahkan merupakan pembunuh no 1 didunia. Sayangnya gejala penyakit jantung koroner seringkali tidak terdeteksi sejak dini. Mengenal penyakit ini sejak dini sangat penting diketahui guna membantu untuk menghindarinya. Tindakan penanganan bisa segera dilakukan jika gejala bisa diidentifikasi sedini mungkin. Gejala penyakit jantung koroner pada pria berbeda dengan penyakit jantung koroner pada wanita. Statistik telah memberikan gambaran bahwa penyakit jantung koroner yang paling umum terjadi pada orang tua dan pria dibandingkan wanita dengan usia yang sama. Jantung koroner diakibatkan oleh plak di arteri yang sangat berlebihan membuat saluran arteri ini menyempit sehingga tidak mampu untuk memasok darah dan oksigen ke jantung. Akibatnya aliran darah menjadi terhambat dan orang yang menderita tersebut telah terjangkit penyakit jantung koroner. Gejala pada pria berbeda dengan penyakit jantung pada wanita. Sebagai contoh seorang pria akan merasakan nyeri pada bagian dada, sedangkan pada wanita akan sering merasakan lebih cepat lelah dan lemah. Pria yang sedang berusia 40 tahun ke atas memiliki resiko lebih tinggi terkena dibandingkan dengan wanita. Gejala yang umum terjadi pada penyakit jantung koroner : Perasaan nyeri yang terdapat pada dada seakan-akan ada sesuatu yang mengganjal di dalam dada dan meremas-remas atau disebut dengan angina. Perasaan terbakar pada bagian dada, Sesak nafas,Sesak di bagian dada Perasaan mual Sering pusing, Mati rasa pada bagian dada, Detak jantung tidak teratur dan sering kali cepat. Jika sesorang mengalami angina, gejala di atas akan sering muncul di saat anda melakukan aktifitas fisik seperti olahraga. Karena tubuh pada saat itu memerlukan banyak pasokan darah dan jantungpun menuntut arteri untuk memasok lebih banyak darah,namun karena plak atau timbunan kolesterol di dalam arteri dan pembuluh darah yang menyempit maka jantung tidak dapat memompa darah dengan banyak. Jika hal tersebut tidak segera ditangani akan membuat pembekuan darah di dalam arteri sehingga menjadi serangan jantung. 6 Langkah Penting Mengurangi Resiko Jantung Koroner : Melakukan Tes Kolesterol dan Angiogram Menurunkan tingkat kolesterol Total Olahraga secara teratur Berhenti merokok Kurangi konsumsi makanan berlemak Hewani Perbanyak Konsumsi Buah-buahan segar dan biji-bijian. (Marlisa)
[ - KP]

<< Index Berita