PARTNER
 
LINK LUAR
IBI
PATELKI
PPGI
IAKI SUMUT
PPNI
PERSAGI
HAKLI
PAFI
WISUDA TA. 2015/2016
07 Juli 2017

 
Wisuda merupakan suatu acara pelepasan lulusan dari suatu institusi pendidikan yang dilakukan secara resmi dan pelaksanaannya mencakup pelantikan, pengambilan sumpah, pemberian ijazah dan penyerahan lulusan. wisuda juga merupakan acara yang sangat dinanti oleh para mahasiswa. Pada tanggal 24 s/d 25 Agustus 2016 Poltekkes Kemenkes Medan melaksanakan acara wisuda lulusan poltekkes kemenkes medan tahun 2016 yang dilaksanakan di Aula Poltekkes Kemenkes Medan. Kegiatan ini dihadiri oleh Senat Poltekkes Kemenkes Medan, Dosen, Tenaga Kependidikan, Kepala Badan PPSDM Kesehatan, Kepala Dinas Kesehatan Propinsi Sumatera Utara, para orang tua lulusan dan lulusan yang akan diwisuda. Pada wisuda tahun ini di hari pertama Politeknik Kesehatan Kemenkes Medan mewisuda sebanyak 459 lulusan terdiri dari Jurusan Kebidanan Medan sebanyak 116 Orang, Kebidanan Pematangsiantar 95 Orang, Kebidanan Padangsidimpuan 71 orang, Jurusan Analis Kesehatan 91 Orang dan Jurusan Kesehatan Lingkungan sebanyak 86 Orang. Di hari kedua sebanyak 449 lulusan yang terdiri dari Jurusan Keperawatan 107 Orang, Farmasi 99 Orang, D-III Gizi 92 Orang, D-IV Gizi 53 Orang dan Keperawatan Gigi 98 Orang. Dalam acara wisuda setiap tahunnya diberikan cindera mata kepada mahasiswa yang memperoleh nilai IP tertinggi di masing-masing jurusan/prodi sebagai kenang-kenangan dan penghargaan dari poltekkes kemenkes medan kepada mahasiswa. Pada kesempatan wisuda kali ini Direktur dalam kata sambutannya mengatakan bahwa lulusan diploma III dan diploma IV kesehatan Poltekkes Kemenkes Medan langsung dapat bekerja di masyarakat melalui beberapa alternative diantaranya program nusantara sehat dan adanya kerjasama dengan BNP2TKI yang nantinya para lulusan sebahagian besar sangat berminat bekerja di luar negeri seperti korea dan jepang. Poltekkes juga telah siap dengan wahana praktik yang digunakan untuk training center bagi tenaga kesehatan. Beliau juga berharap agar para nakes yang nantinya bekerja diluar negeri tetap “Cinta Tanah Air adalah Harga Mati” demi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,”tegasnya. Pada kesempatan yang sama Bapak Kepala Badan PPSDM Kementerian Kesehatan RI, drg Usman Sumantri MSc dalam bimbingan dan arahannya mengatakan bahwa saat ini kebutuhan SDM kesehatan yang terampil, profesional, berkualitas dan inovatif sangat diperlukan menghadapi masalah-masalah kesehatan yang semakin hari semakin kompleks. Beliau juga berharap agar Poltekkes Kemenkes Medan dapat meningkatkan produktivitas kemampuan pendidikan, pengajaran, penelitian dan pengembangan serta pengabdian pada masayarakat sehingga nantinya tenaga kesehatan (Nakes) mampu menjawab kebutuhan penggunaan secara global yang memiliki daya saing yang
[ - FRM]

<< Index Berita