PARTNER
 
LINK LUAR
IBI
PATELKI
PPGI
IAKI SUMUT
PPNI
PERSAGI
HAKLI
PAFI
LOMBA CERDAS CERMAT NASIONAL KEBIDANAN TAHUN 2016
07 Nopember 2016

 
Lomba cerdas cermat (LCC) Kebidanan merupakan salah satu ajang lomba untuk mengasah potensi diri di bidang ilmu kebidanan. Selain itu kegiatan LCC juga dapat menumbuh kembangkan minat belajar mahasiswa agar dapat bersaing secara sportif di zaman modern. Untuk mengasah kemampuan intelektual mahasiswa maka Prodi Kebidanan Pematangsiantar turut menjadi peserta dalam lomba LCC yang dilaksanakan oleh Poltekkes Kemenkes Yogyakarta pada tanggal 4-6 November 2016. Tim dari Prodi Kebidanan Pematangsiantar diwakili oleh Stephani Octavina Damanik, Meilisa Ariyati Saragih dan Tria Inasari. Kegiatan LCC Nasional Kebidanan ini diikuti oleh 68 tim peserta baik dari perguruan tinggi kesehatan negeri maupun swasta di Indonesia. Proses lomba terdiri dari 3 babak, yaitu: babak penyisihan I (tes tertulis), babak penyisihan II (tes tertulis) dan terakhir adalah babak final. Persaingan antar tim sangat ketat sehingga banyak tim yang tidak berkesempatan melanjut ke babak berikutnya. Kali ini tim Prodi Pematangsiantar belum menjadi pemenang, namun kesempatan ini menjadi suatu langkah awal untuk “membuka mata” para mahasiswa dalam mengukur kemampuan diri dari segi hard skillmaupunsoft skill mereka. Melalui moment ini, tim belajar dari panitia tentang inisiatif, peran aktif para mahasiswi sehingga mampu meningkatkan dan mengasah soft skill (seperti kemampuan inisiatif, kreatif, mandiri, tanggungjawab dan kerjasama) para mahasiswa itu sendiri. Kegiatan ini menggambarkan bahwa mahasiswi harus mampu mengelola dan memanfaatkan peluang serta fasilitas baik sarana dan prasarana yang telah disediakan oleh institusi, dan melalui kegiatan ini para mahasiswi diharapkan mampu meningkatkan dan mengasah intelektual untuk mengembangkan prestasi. Dalam kesempatan ini kami juga memfasilitasi mahasiswa berkunjung ke RS.Dr.Sardjito untuk melihat pelayanan petugas RS yang ramah, lingkungan yang bersih dan suasana kemanusiaan yang begitu nyata. Belajar dari kegagalan, menjadi Agen Perubahan..... itulah motivasi baru para tim sebagai oleh-oleh dari kota Gudeg Yogyakarta. (Lenny Nainggolan, Siantar)
[Elismen - KG]

<< Index Berita