PARTNER
 
LINK LUAR
IBI
PATELKI
PPGI
IAKI SUMUT
PPNI
PERSAGI
HAKLI
PAFI
PERINGATAN MAULID NABI BESAR MUHAMMAD SAW DI JURUSAN KEPERAWATAN KEMENKES MEDAN
16 Januari 2015

 

PERINGATAN MAULID NABI BESAR MUHAMMAD SAW DI JURUSAN KEPERAWATAN  KEMENKES MEDAN 

 

Peringatan Maulid Nabi pertama kali dilakukan oleh Raja Irbil , bernama Muzhaffaruddin Al-Kaukabri, pada awal abad ke 7 Hijriyah.
Maulid Nabi Muhammad SAW  adalah peringatan hari lahir Nabi Muhammad SAW, yang di Indonesia perayaannya jatuh pada setiap tanggal 12 Rabiul Awal dalam penanggalan Hijriyah. Kata maulid atau milad dalam bahasa Arab berarti hari lahir. Perayaan Maulid Nabi merupakan tradisi yang berkembang di masyarakat Islam jauh setelah Nabi Muhammad SAW wafat. Secara subtansi, peringatan ini adalah ekspresi kegembiraan dan penghormatan kepada Nabi Muhammad.
Masyarakat Muslim di Indonesia umumnya menyambut Maulid Nabi dengan mengadakan perayaan-perayaan keagamaan seperti pembacaan shalawat nabi, pembacaan syair Barzanji dan pengajian. Menurut penanggalan Jawa, bulan Rabiul Awal disebut bulan Mulud, dan acara Muludan juga dirayakan dengan perayaan dan permainan gamelan Sekaten.
Peringatan/perayaan  Maulid Nabi Muhammad SAW di Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Medan merupakan rutinitas tahunan yang dilakukan oleh mahasiswa dengan Dosen,kegiatan ini merupakan kegiatan mahasiswa yang bersifat soft skiil . Thema Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada tahun ini adalah Muslimin/muslimah lahir sehat dan Berakhlakul Kharimah yang dibawakan oleh Al Ustad Supriadi S,Sos.Didalam thema ini diulas bagaimana melahirkan seorang Muslim dan Musl;imah yang sehat .Bukan hanya dengan pemberian  imunisasi juga, bagaimana  mendidik ,memperlakukan anak mulai dari dalam kandungan ibunya sampai ia lahir ke dunia.,memberikan   ibu dan calon  bayinya dengan pendidikan agama .Bagaimana orang tua membesarkan anak dengan pendidikan agama, dimana Nabi Muhammad SAW sebagai tauladannya sehingga tercipta penerus muslimin dan muslimah yang sehat dan berakhlakul kharimah.

[Nurlama - KP]

<< Index Berita