Apel pagi di lingkungan Direktorat Poltekkes Kemenkes Medan pada minggu ketiga Mei 2026 berlangsung dengan penuh semangat dan diisi berbagai arahan strategis dari jajaran pimpinan terkait penguatan tata kelola, pengembangan akademik, serta peningkatan kualitas institusi. Kegiatan apel dipimpin langsung oleh Direktur Poltekkes Kemenkes Medan dan diikuti oleh seluruh tenaga pendidik, tenaga kependidikan, serta tenaga pendukung di lingkungan kampus.
Dalam arahannya, Direktur menyampaikan rasa syukur atas kesehatan dan kesempatan yang masih diberikan sehingga seluruh sivitas akademika dapat kembali mengikuti apel pagi bersama. Pada kesempatan tersebut, Direktur juga menyampaikan informasi mengenai proses pengusulan kandidat Wakil Direktur yang telah diajukan kepada Kementerian Kesehatan melalui Direktorat Jenderal Tenaga Kesehatan. Kandidat yang diusulkan berasal dari talent pool internal dengan mempertimbangkan keterwakilan berbagai unsur di lingkungan Poltekkes Kemenkes Medan.
Selain itu, untuk mendukung kelancaran pelaksanaan tugas dan fungsi organisasi, Direktur menyampaikan bahwa telah diusulkan penunjukan Pelaksana Tugas (Plt.) Wakil Direktur II agar seluruh proses administrasi dan pengelolaan tetap berjalan optimal sembari menunggu penetapan pejabat definitif.
Direktur juga mengingatkan seluruh unit agar terus meningkatkan sinergi dalam percepatan serapan anggaran serta pelaksanaan berbagai kegiatan institusi. Salah satu agenda penting yang akan dilaksanakan adalah Forum Konsultasi Publik (FKP) yang menghadirkan berbagai lintas sektor guna memperkuat dukungan terhadap pengembangan Poltekkes Kemenkes Medan.
Pada kesempatan tersebut, Direktur turut menyampaikan tindak lanjut pembuatan ID Card pegawai yang sempat tertunda. Melalui Tim Humas, pegawai diberikan kesempatan untuk melakukan pembaruan foto guna finalisasi pencetakan ID Card bagi seluruh pegawai di lingkungan kampus.
Sementara itu, arahan dari bidang Akademik dan Kemahasiswaan disampaikan oleh Wakil Direktur I yang juga mewakili Wakil Direktur III. Dalam penyampaiannya, beliau membagikan hasil kegiatan di Yogyakarta terkait peluncuran kurikulum keperawatan dengan mikrokredensial kekhususan ortopedi dan traumatologi. Program tersebut menjadi bagian dari penguatan kompetensi lulusan melalui skema Surat Registrasi Penambahan Kompetensi (SRPK) yang nantinya akan menjadi nilai tambah bagi lulusan tenaga kesehatan.
Lebih lanjut disampaikan bahwa Poltekkes Kemenkes Medan perlu mulai mempersiapkan pengembangan mikrokredensial di berbagai program studi sesuai dengan keunggulan masing-masing. Penguatan sumber daya manusia, kurikulum, serta kompetensi dosen menjadi bagian penting dalam mendukung implementasi program tersebut.
Dalam bidang penjaminan mutu, jajaran direktorat juga menekankan pentingnya pendampingan terhadap program studi yang sedang menjalani proses akreditasi dan nurturing, termasuk koordinasi lintas unit agar seluruh dokumen dan sarana pendukung dapat dipersiapkan secara optimal.
Selain itu, Poltekkes Kemenkes Medan juga terus memperkuat kerja sama internasional, khususnya dalam program magang dan penempatan lulusan ke luar negeri seperti Jepang dan Jerman. Penguatan kemampuan bahasa asing bagi mahasiswa dan dosen menjadi salah satu fokus utama dalam mendukung program tersebut.
Apel pagi ditutup dengan ajakan kepada seluruh sivitas akademika untuk terus menjaga kekompakan, meningkatkan kolaborasi, serta melaksanakan seluruh program kerja dengan penuh tanggung jawab demi kemajuan Poltekkes Kemenkes Medan.